pesugihan pocongPesugihan hitam di masyarakat Indonesia, terutama di tanah Jawa memang hingga kini belum terbukti kebenarannya. Meski demikian banyak sekali orang yang meyakininya dan bahkan tertarik untuk melakukannya. Seperti diketahui bahwa ada banyak sekali jenis pesugihan hitam yang ada di Indonesia, dimana setiap jenisnya memiliki kharakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Pesugihan pocong merupakan salah satu pesugihan yang masih menyimpan misteri hingga saat ini.

Mungkin Anda pernah atau bahkan sering mendengar istilah pesugihan pocong di masyarakat. Lalu apa sebenarnya pesugihan pocong itu? Adakah pesugihan pocong di masyarakat itu benar-benar ada? Pesugihan pocong meang belum diketahui kebenarannya, namun ada banyak sekali mitos dan cerita yang beredar di masyarakat terkait pesugihan ini, bahkan tidak sedikit juga kesaksian yang datang dari orang yang mengaku pernah atau sedang menjalani ritual pesugihan ini.

Konon pesugihan pocong adalah sebuah pesugihan yang diperoleh dari mencuri tali pocong mayat atau orang yang sudah mati, adapun syaratnya adalah tali pocong itu diambil dari mayat yang meninggalnya pada hari jumat atau selaka kliwon, selain itu tidak bisa. Cara mengambilnya pun memiliki ketentuan tersendiri yaitu tidak boleh diambil menggunakan bantuan alat atau benda apapun, mulai dari proses penggalian yang dilakukan dengan menggunakan tangan, pelepasan tali pocong juga harus dilakukan menggunakan tangan dan menariknya menggunakan mulut.

Semakin besar potongan yang didapatkan, maka sakan semakin besar pula hasil yang didapatkan, demikian juga sebaliknya. Namun seberapapun yang Anda dapatkan, itu yang harus Anda bawa dan simpan. Anda tidak diperbolehkan untuk mengambil lagi setelahnya. Adapun ritual pelaksanaannya juga harus dilakukan pada hari jumat atau selasa kliwon. Caranya adalah dengan membaca doa-doa dan mantera khusus, terus dibaca sampai hasil yang diinginkan didapat.

Pesugihan pocong selain diyakini dapat memberikan uang secara ghaib juga dapat melancarkan jalannya bisnis dari orang yang melakonikanya. Misalnya jika ia memiliki bisnis dagang, maka dagangannya akan selalu ramai dan laris, karena diyakini pesugihan pocong ini akan menarik pelanggan untuk datang dan selalu berkeinginan untuk kembali lagi.

Beberapa orang meyakini bahwa pesugihan pocong adalah jenis pesugihan yang tidak membutuhkan tumbal, namun beberapa lainnya yakin bahwa pesugihan ini akan meminta tumbal dari orang-orang yang dikasihi. Dalam pelaksanaannya, ilmu pesugihan pocong ini bisa dilakukan sendiri tanpa menggunakan bantuan atau pendampingan dari dukun dan paranormal, namun untuk mendapatkan doa dan mantra-mantra yang harus dibaca, tentu saja harus memintanya dari orang yang mengetahuinya. Karena jika dilakukan dengan sembarangan, sudah tentu pesugihan ini tidak akan bekerja sebagaimana yang diinginkan.

Meski banyak pesugihan hitam yang menawarkan kekayaan istant, namun akan lebih bijak jika Anda juga memperhitungkan resiko yang ditimbulkan. Selain kerugihan duniawi berupa kehilangan orang yang disayangi untuk dijadikan sebagai tumbal dan juga harus mengabsi sebagai hamba dan penuja setan, Anda juga akan menghadapi hukum Tuhan. Naudzubillah mindzalik.

Karena itulah bagaimanapun juga akan lebih direkomendasikan untuk Anda memilih jalan yang benar dan ridhoi, tidak bertentangan dengan norma agama maupun sosial. Untuk itu, pesugihan putih bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sedang berupaya untuk menata kembali atau meningkatkan kehidupan finansial. Selain tidak bertentangan dengan ajaran manapun, pesugihan putih juga lebih aman untuk dilakukan karena tidak membutuhkan tumbal dalam pelaksanaannya.

Incoming search terms:

  • pesugihan pocong
  • Ritual pesugihan pocong
  • akibat nyupang tali pocong
  • tata cara pesugihan pocong
  • pesugihan pocong tanpa tumbal
  • jenis pesugian pocong
  • macam pesugihan pocong cerita
  • Tumbal jenis pocong
  • cerita pesugihan pocong
  • cara melawan orang yang muja pocong
Adakah Pesugihan Pocong Di Masyarakat